Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Sinergi Pengawasan, Bawaslu Gunung Mas Gelar Konsolidasi Demokrasi Bersama DPC PDI Perjuangan

Perkuat Sinergi Pengawasan, Bawaslu Gunung Mas Gelar Konsolidasi Demokrasi Bersama DPC PDI Perjuangan

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Gunung Mas melanjutkan agenda konsolidasi demokrasi dengan menyambangi Kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Gunung Mas.

 

KUALA KURUN — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Gunung Mas melanjutkan agenda konsolidasi demokrasi dengan menyambangi Kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Gunung Mas. Silaturahmi politik ini digelar guna memperkuat komitmen kebersamaan dalam menjaga integritas dan ketertiban seluruh tahapan Penyelenggaraan Pemilu Tahun 2029.

​Kedatangan rombongan Bawaslu Kabupaten Gunung Mas dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Yepta H. Jinal, didampingi Anggota Bawaslu Sukjani dan Agus Praptomo Cahyo, serta jajaran staf Sekretariat Bawaslu. Kehadiran jajaran pengawas pemilu tersebut disambut hangat oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Gunung Mas, Nomi Aprilia, bersama seluruh jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan.

​Soroti Netralitas ASN dan Kepala Desa

​Dalam pertemuan silaturahmi dan koordinasi ini, Ketua Bawaslu Kabupaten Gunung Mas Bapak Yepta H Jinal menekankan beberapa poin krusial demi terwujudnya kontestasi politik yang adil dan demokratis di Kabupaten Gunung Mas.

​Salah satu topik utama yang dibahas secara mendalam adalah pentingnya pimpinan partai politik dan seluruh stakeholder untuk bersama-sama mendorong netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) serta Kepala Desa. Bawaslu mengingatkan bahwa posisi ASN dan Kepala Desa sangat rentan terhadap potensi pelanggaran asas netralitas pada tahapan Pemilu 2029. Oleh karena itu, semua pihak diharapkan dapat menahan diri dan tidak mengikutsertakan maupun melibatkan struktur birokrasi pemerintahan desa hingga daerah ke dalam pusaran politik praktis.

​Tertib Administrasi pada Tahapan Pencalonan

​Selain isu netralitas, Bawaslu Gunung Mas juga memberikan perhatian khusus pada aspek tertib administrasi dalam Tahapan Pencalonan. Pihak Bawaslu mengingatkan agar partai politik calon peserta dapat mempersiapkan segala dokumen dan berkas persyaratan secara cermat, teliti, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

​Langkah ini dinilai sangat penting untuk mengantisipasi serta meminimalisasi potensi sengketa proses pemilu maupun pelanggaran administratif di kemudian hari yang berisiko mengganggu kelancaran tahapan pencalonan.

​Memperkuat Hirarki Pengawasan hingga Tingkat TPS

​Guna memastikan seluruh proses pengawasan berjalan optimal dari hulu ke hilir, pertemuan ini turut mengulas peran penting koordinasi dan komunikasi berjenjang dalam hirarki jajaran pengawas pemilu.

​Komunikasi yang efektif akan terus dibangun dan diperkuat dari tingkat Pusat (Bawaslu RI), Bawaslu Provinsi, Bawaslu Kabupaten/Kota, Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam), Pengawas Kelurahan/Desa (PKD), hingga Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS). Sinergi yang solid antar-jenjang pengawas ini menjadi kunci utama agar setiap dinamika dan potensi pelanggaran di lapangan dapat terdeteksi serta ditangani secara cepat, tepat, dan transparan.

​Komitmen Bersama Mewujudkan Pemilu Berintegritas

​Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Gunung Mas, Nomi Aprilia, menyambut positif kehadiran Bawaslu Gunung Mas beserta jajaran. Pihaknya mengapresiasi langkah proaktif Bawaslu yang terus mengedepankan komunikasi dan edukasi politik demi menyamakan persepsi antarpelenggara dan peserta pemilu. DPC PDI Perjuangan Kabupaten Gunung Mas menyatakan kesiapannya untuk senantiasa taat pada aturan main dan terus berkoordinasi secara kooperatif selama jalannya proses Pemilu 2029.

​Melalui agenda konsolidasi demokrasi ini, Bawaslu Kabupaten Gunung Mas berharap seluruh elemen partai politik dan masyarakat dapat bersama-sama mengawal jalannya Pemilu Tahun 2029 agar berlangsung secara jujur, adil, aman, dan kondusif di Bumi Tambun Bungai, Habangkalan Penyang Karuhei Tatau.

Penulis dan foto : Epra Sentosa dan Oktaveri

Editor : Oktaveri