Bawaslu Gunung Mas Gelar Pendidikan Pengawas Partisipatif
|
Kuala Kurun- Gunung Mas
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) menggelar kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) di ruang rapat kantor Bawaslu Kabupaten Gunung Mas, Sabtu (18/7/2026). Kegiatan tersebut diikuti peserta sebanyak 20 orang dari berbagai profesi seperti ASN, komunitas dan pelajar.
Anggota Bawaslu Provinsi Kalimantan Tengah Siti Wahidah disela pembukaan kegiatan P2P menyampaikan Pendidikan Pengawas Partisipatif merupakan kegiatan yang diselenggarakan untuk meningkatkan pemahaman, pengetahuan, dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengawasan dalam setiap tahapan pemilu maupun pemilihan.
“Melalui kegiatan ini, masyarakat didorong untuk berperan aktif sebagai mitra penyelenggara pengawasan dengan melaksanakan pengawasan secara mandiri, bertanggung jawab, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujar Wahidah.
Pada kesempatan tersebut Ketua Bawaslu Kabupaten Gunung Mas Yepta H Jinal mengatakan, melalui kegiatan P2P Bawaslu Kabupaten Gunung Mas membangun jejaring pengawas partisipatif yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, seperti pemuda, mahasiswa, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan komunitas.
“Melalui kegiatan ini diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya berpartisipasi dalam mengawal setiap tahapan pemilu agar berlangsung secara jujur, adil, dan demokratis,” ujar dia.
Anggota Bawaslu Kabupaten Gunung Mas Agus Praptomo Cahyo menambahkan banyak materi yang disampaikan pada kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif seperti pengawasan partisipatif, pencegahan pelanggaran dan sengketa serta tata cara penanganan pelanggaran dan sengketa proses pemilu dan pemilihan.
“Melalui kegiatan ini, kita harapkan mampu membekali peserta dengan pengetahuan mengenai regulasi, tahapan, serta potensi pelanggaran dan sengketa dalam penyelenggaraan pemilu,” ujar dia.
Melalui kegiatan P2P, lanjutnya, merupakan upaya mendorong peserta menjadi agen edukasi yang menyebarluaskan informasi mengenai pentingnya pengawasan pemilu di lingkungan masing-masing. Kemudian, memperkuat sinergi antara Bawaslu dan masyarakat dalam upaya pencegahan pelanggaran serta pengawasan seluruh tahapan pemilu dan pemilihan. ( Epra Sentosa, Oktaveri, Arum Dwi Gustarini, Rikki Adi Putra Sirait dan Aci Rukmana)
Penulis dan Foto : Epra Sentosa dan Oktaveri
Editor : Oktaveri